ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA SMA PAB 5 KLUMPANG

Anemia Pada Remaja Putri

  • Indah Dewi Sari Institut Kesehatan Helvetia
DOI: https://doi.org/10.35890/jkdh.v8i2.113 Abstract Views: 29 | PDF Downloads: 42

Downloads

Download data is not yet available.
  
Keywords: anemia remaja puti

Abstract

Abstrak

 

Saat ini masalah gizi utama di Indonesia salah satunya adalah Anemia. Di indonesia prevalensi anemia 26% untuk anak perempuan dan 11% untuk anak laki laki. Berdasarkan Riskesdas 2013, anemia terjadi pada perempuan dan pada usia 15-24 tahun mencapai 18,4 %.. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik keluarga dan status gizi terhadap kejadian anemia pada remaja putri di SMU PAB 5 Klumpang Tahun 2019.

Penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri SMA PAB 5 klumpang, pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan besar sampel sebanyak 92 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data primer dengan uji analisis univariat, bivariat dan multivariat.

Hasil penelitian menggunakan uji statistik pearson chi-Square untuk Pendidikan ibu dengan anemia remaja putri dengan p-value 0,563, Penghasilan keluarga dengan anemia remaja putri dengan p-value 0,532, IMT dengan anemia remaja putri dengan p-value 0,010, Lila dengan anemia remaja putri dengan p-value 0,001. Analisis ini dilakukan sampai uji multivariate menggunakan uji regresi logistik , Lingkar lengan atas dengan p-value 0,001.

Kesimpulan pada penelitian ini variabel yang berpengaruh adalah Lila dengan anemia pada remaja putri. Diharapkan pihak  sekolah diharpkan dapat meningkatkan sumber-sumber bacaan, meningkatkan informasi tentang makanan yang bergizi dan menganjurkan kepada kantin dan jajanan yang berada dilingkungan sekolah untuk bisa menentukan makanan yang bergizi dan sehat untuk dijual.

 

 

 

Kata Kunci :   Pendidikan Ibu, Status Keluarga, IMT, LILA, Anemia, Remaja   Putri

References

Daftar Pustaka

Adriani M, Wirjatmadi B. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta Kencana Prenada Media Gr. 2012;2:245–78.

Almatsier S, Soetardjo S, Soekatri M. Gizi Seimbang Dalam Daur kehidupan. Jakarta: Gramedia pustaka utama. 2011;480.

Kesehatan K. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Kemenkes RI. 2013;
Hardinsyah MS, Supariasa ID. Ilmu gizi teori dan aplikasi. Jakarta EGC. 2017;

Sibagariang EE. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Cetakan I, Transm Info Media, Jakarta. 2010;

Kirana DP. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMA N 2 Semarang. Diponegoro University; 2011.

Indartanti D, Kartini A. Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. J Nutr Coll. 2014;3(2):310–6.

Sudikno S, Sandjaja S. Prevalensi dan Faktor Risiko Anemia Pada Wanita Usia Subur di Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Indones J Reprod Heal. 2016;7(2):71–82.

Rochjati P. Skrining Antenatal Pada Ibu Hamil (Edisi 2): Pengenalan Faktor Risiko Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi. Airlangga University Press; 2011.

Rofieq A, Dewangga EP, Lubis MH. Analisis Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Dalam Jajanan Di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Propinsi Jawa Timur Indonesia. Res Rep. 2017;

Yuliati U. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Pembelian Makanan Jajan Tradisional Di Kota Malang. Manaj Bisnis. 2013;1(1):7–20.

Pramitya IM, Valentina TD. Hubungan Regulasi Diri Dengan Status Gizi pada Remaja Akhir di Kota Denpasar. J Psikol Udayana. 2013;1(1):43–53.

Soeroso S. Masalah Kesehatan Remaja. Sari Pediatr. 2016;3(3):189–97.
Published
2019-10-07
How to Cite
SariI. D. (2019). ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA SMA PAB 5 KLUMPANG. JURNAL KEBIDANAN, 8(2), 55-64. https://doi.org/10.35890/jkdh.v8i2.113